Jakartaekspost.com – TANGERANG – Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti lingkungan SDN Kedaung Wetan 7, yang berlokasi di Jalan Marsekal Surya Dharma, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten.

Memasuki penghujung tahun ajaran, para siswa, khususnya dari Kelas 1A, tengah bersiap melewatinya dengan penuh percaya diri guna menghadapi Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap.

Melalui sebuah momentum kebersamaan yang diabadikan dalam dokumentasi digital kelas, para siswa kelas satu ini didampingi oleh guru wali kelas mereka, Bu Ela, kompak menyuarakan kesiapan mereka untuk menempuh ujian akhir semester dengan mengusung moto utama: “Belajar Bersama, Berprestasi, Bahagia.”

Bagi siswa-siswi yang baru menduduki bangku kelas 1 Sekolah Dasar, ujian tertulis sering kali memicu rasa tegang atau cemas. Namun, pendekatan berbeda diterapkan di SDN Kedaung Wetan 7. Melalui bimbingan Bu Ela, suasana asesmen dirancang sedemikian rupa agar tetap menyenangkan tanpa mengurangi esensi penilaian akademis itu sendiri.

Wali Kelas 1A, Bu Ela, menekankan pentingnya membangun mentalitas yang positif pada anak sejak dini.

“Kami ingin menanamkan keyakinan pada anak-anak bahwa mereka semua pasti bisa melewatinya. Asesmen ini bukan momok yang menakutkan, melainkan sebuah tangga kecil untuk melihat sejauh mana mereka telah tumbuh dan belajar bersama selama semester ini,” ujarnya optimis.

Prinsip dasar yang ditekankan kepada para siswa tertuang dalam sebuah pesan motivasi kuat yang dipajang di ruang kelas: “Doa, Usaha, Tawakal, Sukses!”.

Formula ini diajarkan kepada anak-anak agar mereka tidak hanya mengandalkan kemampuan akademis semata, tetapi juga mengimbanginya dengan nilai-nilai spiritual dan mental pantang menyerah.

Kompak dan Saling Mendukung Antar-Siswa-siswi.

Sinergi yang kuat terlihat jelas dari daftar siswa-siswi Kelas 1A yang siap berjuang bersama dalam asesmen kali ini.

Di kelompok siswa laki-laki, terdapat nama-nama seperti:

Al Zaidan, Ervane, Evano, Frasaja, Mahendra, Misyari, Uwais, Qois, Rohman, Hafizh, Naufal, Leon, dan Ramadan.

Sementara di kelompok siswi perempuan, semangat yang sama terpancar dari:

Assyfa, Azkayra, Khanza, Dania, Hayatun, Kamila, Nayla, Nengdian, Risma, Salvina, hingga Zakia.

Keberagaman karakter di dalam kelas ini disatukan oleh komitmen yang tertulis di buku panduan belajar mereka: “Kita Pasti Bisa! Sukses Bersama!”.

Tidak ada persaingan yang tidak sehat; fokus utamanya adalah saling merangkul agar seluruh siswa kelas 1A dapat lulus fase semester genap ini dengan hasil yang memuaskan.

Fokus Materi dan Kesiapan Orang Tua
Sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka, Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap ini akan menguji pemahaman mendasar para siswa pada sejumlah mata pelajaran inti, di antaranya adalah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dasar/IPAS.

Pihak sekolah yang bertempat di wilayah strategis Neglasari ini juga terus berkoordinasi secara aktif dengan para orang tua murid di rumah.

Kunci sukses dari asesmen tingkat dasar ini dinilai sangat bergantung pada kolaborasi tiga arah, yaitu antara guru di sekolah, motivasi mandiri dari siswa, dan pendampingan yang sabar dari orang tua saat mengulang pelajaran di rumah.

Dengan persiapan matang, atmosfer kelas yang suportif, serta bimbingan penuh kasih sayang dari Bu Ela, seluruh keluarga besar SDN Kedaung Wetan 7 optimistis bahwa anak-anak Kelas 1A tidak hanya akan meraih prestasi yang gemilang, tetapi juga melewati proses evaluasi ini dengan perasaan bahagia.

Dadang careuh/kjk