Kota Bitung, JakartaEkspost.com– Ada hal yang menarik ketika bantuan Beras Cadangan Pemerintah (BCP) ketika di salurkan, pada Jumat 25 Juli 2025.
Hal ini dugaan menimbulkan kontroversi ditengah masyarakat yaitu kegaduhan dan Kecemburuan sosial, masalahnya orang yang punya mobil dan berkecukupan hidupnya, mendapat bantuan BCP tersebut.
Berdasarkan jawaban Kepala Dinas Sosial kota Bitung Ledy Ambat menanggapi persoalan terkait Data yang disalurkan beras BCP menurut versi Kepala Dinas Kota Bitung, kalau data itu dari Dinas Pertanian bukan dari Dinas Sosial yakni, “Ini datanya ada di dinas Pertanian dan pangan Kota Bitung, Dinos tidak tau menahu soal data itu lagi karena ini sudah diambil alih oleh Dinas pertanian dan pangan,”Tutur Kadis Sosial lewat WhatsApp tadi sore.
Tetapi yang lucunya ketika ini di tanggapi oleh Dinas Pertanian dan Pangan lewat salah satu kabidnya, beliau mengatakan bahwa data semua yaitu pihak Bulog dari Kementrian sosial,”ujar Kabid tersebut.
Kembali hal ini, mendapat sorotan tajam dari Pemerhati Sosial kota Bitung Darma Baginda, Ia mengatakan bingung data mana yang sebenarnya di pakai dalam penyaluran beras ini agar tidak menimbulkan kontroversi dan kecemburuan Sosial di tengah masyarakat, bukan soal bantuan beras dua karung tetapi unsur keadilan dan rasa kemanusiaan, kemudian ujar Darma Baginda, masalah ini di rencanakan akan di laksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dikantor DPR,”tutup Darma. (Tim Red)



