Jakarta Ekspost, Guna menguat silaturrah serta mengembangkan nilai luhur dari gotong royong dan kebersamaan dalam suka dan duka diantara sesama antar masyarakat, Minggu 31/8 Tiga Luhah Depati Nan Berempat Di Lima Desa Kubang gelar Kenduri Sko.
Acara sakral yang merupakan warisan budaya turun-temurun ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dipusatkan di lapangan bola kaki Koto Panjang dan desa Koto simpai diikuti oleh ribuan anak jantan dan anak betina tunggu negeri dari Lima Desa Kubang beserta kemarkannya di sealam Kincai maupun yang sengaja pulang dari rantau demi mengikuti menyukseskan Kenduri Sko Depati Nan Berempat lima Desa Kubang.
Turut hadir Bupati Kerinci Monadi dan Wabup Murison serta Unsur Forkopimda, Pimpinan DPRD beserta dewan dapil tiga, Kepala SKPD, tokoh adat, ninik mamak, alim ulama, serta ribuan masyarakat lima desa Kubang.
Kehadiran Bupati dan Wabup beserta SKPD dan rombongan merupakan wujud dukungan dari pemerintah daerah terhadap pelestarian adat dan budaya luhur yang masih kokoh dan kuat dipertahankan oleh Lima Desa Kubang dikenal sebagai negeri ulu balang sungut melintang dengan kekompakan dan setia besarnya terhadap negri.
Dalam sambutannya Bupati Kerinci Monadi, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Lima Desa Kubang yang tetap menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat istiadat. Menurutnya, Kenduri Sko bukan hanya sekadar acara seremonial, melainkan juga momentum memperkuat persaudaraan serta menjaga identitas budaya masyarakat Kerinci. “Tradisi Kenduri Sko adalah warisan luhur yang harus terus kita jaga. Di tengah perkembangan zaman, adat dan budaya menjadi pondasi yang menguatkan persatuan dan menjaga jati diri kita,” ujar Bupati Monadi.
Bupati Monadi juga berharap agar keberadaan kaum adat beserta masyarakat Depati Nan Berempat bisa menunjuk peran berartinya dalam mendukung kerja Pemerintah daerah bagi kemajuan Kerinci khususnya Lima Desa Kubang. “Kemajuan kehidupan sosial ditengah masyarakat yang dikelola oleh kaum adat sebagai juntrungannya adalah juga merupakan bagian dari tupoksinya Kepala Daerah. Maka, kebersamaannya dengan Pemerintah sangat menentukan bagi kemajuan yang bisa diraih,” terang Bupati Kerinci Monadi.
Masih dalam rangkaian yang sama, mewakili Kepala Desa di Lima Desa Kubang, dalam sambutan singkatnya Pardi Kepala Desa Kubang Gedang menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Bupati dan Wabup beserta rombongan serta tamu undangan lainnya. “Semoga kebersamaan yang penuh sakral ini bisa lebih mengompak dan menyatukan semangat bersama dalam mendukung kemajuan Kerinci,” kata Pardi yang kerab dipanggil oleh rekan sejawatnya dengan sebutan ulu balang sungut melintang yang tau siragi bunga dan bisa menghidup sibatang layu.
Selanjutnya, Pardi atas nama Kepala Desa Lima Desa Kubang juga mengucap terimakasih atas tanggapnya Pemerintah Kerinci dalam memperbaiki Talang Air di Sungai Kasigi yang rusak ketika banjir melanda kemaren. Ia juga meminta agar Talang Air yang berada antara Desa Koto Simpai dengan Desa Koto Payang yang sudah mengalami kerusakan hendaknya segera mendapat perhatian pembangunannya oleh Pemerintah Daerah Kerinci.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Kubang Marwazy Rasid ketika dikomfirmasi oleh awak Media menyampaikan rasa haru dan bangganya terhadap lancar dan suksesnya acara Kenduri seko Depati Nan Berempat Kubang. Ia juga berharap kekompakan dan kebersamaan ini bisa tetap dipertahan dan dikembangkan bagi setiap kemajuan.
“Sudah masanya Lima Desa Kubang menunjuk andil dan eksisnya bagi pembangunan, pemerintahan dan kehidupan sosial bermasyarakat di Kerinci, karena kekompakan dan konsustensi yang dumiliki oleh Kubang merupakan modal utama untuk bisa mencapai setiap sukses yang dikelola oleh Pemerintah Desa, Kecamatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci,” singkatnya.
Hal senada, disampaikan oleh Sohmarudin Depati salah seorang tokoh adat Lima Desa Kubang, ditambahkannya dengan diberi kesempatan kepada bupati Monadi memukul Gong pertanda digelarnya Kenduri Sko Depati Nan Berempat, hendaknya juga bisa menjadi pertanda bahwa beliau mengumandangkan kebersamaannya dengan adat dan masyarakat Lima Desa Kubang. “Ya, kaum Adat, ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan ibuk ibuk Lima Desa Kubang siap saling bahu membahu bersama membangun negeri serta mendukung segala program yang digelar oleh Pemkab Kerinci,” tegasnya.@Yd,Yid,Yi dan Riles.




