Jakarta Ekspost, Wujud dari solider terhadap perjuangan bersama Cipayung Plus bergerak, Selasa 2/9 ratusan orang pejuang pengisi Kemerdekaan yang terdiri dari BEM Badan Eksekutif Mahasiswa Kota Sungai Penuh dan Kerinci gelar aksi damai duduki Mapolres Kerinci dan gedung yang terhormat DPRD Kota Sungai Penuh.

Sebelum menuju titik aksi yang dikawal oleh Patroli Satlantas Polres Kerinci, seluruh pejuang pengisi Kemerdekaan tampa tanda jasa tersebut berkumpul terlebih dahulunya dilapangan Merdeka Kota Sungai Penuh dengan 6 tuntutan yang dikumandangkan yakni;

  1. Mengusut tuntas dan mengadili aparat yang melindas almarhum Affan Kurniawan.
  2. Menghentikan tindak kekerasan dan intervensi aparat kepolisian terhadap masyarakat.
  3. Membebaskan massa demonstrasi yang masih ditahan aparat kepolisian tanpa syarat.
  4. Menutup tempat hiburan malam yang melanggar Perda Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat.
  5. Menjamin kebebasan masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh dalam menyampaikan aspirasi serta menjalankan hak-hak demokratis.
  6. Memberikan penjelasan terkait razia yang dilakukan Satlantas Polres Kerinci dan Kota Sungai Penuh yang diduga tidak sesuai dengan regulasi.

Sesampai di Mapolres Kerinci, massa disambut langsung oleh Kapolres Kerinci AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., M.H., Bupati Kerinci, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, serta Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh.

Dalam sambutannya, Kapolres Kerinci menyatakan keterbukaan pihak kepolisian terhadap kritik masyarakat. “Adik-adik, apabila ada permasalahan yang melibatkan kepolisian di wilayah Kerinci, sampaikan langsung kepada saya. Kawal kami, tegur kami, dan dukung kami agar Polri, khususnya Polres Kerinci, bisa menjadi lebih baik dan dicintai masyarakat Kerinci maupun Sungai Penuh. Jika ada oknum yang menyalahi aturan, tentu akan ditindak sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen, aksi damai tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh empat koordinator lapangan aksi, Kapolres Kerinci, Bupati Kerinci, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, serta Sfcrgfrtekda Kota Sungai Penuh.

Selanjutnya, perjuangan bersama mengisi kemerdekaan tampa mengenal kekerasan bergerak menduduki gedung DPRD Kota Sungai Penuh yang didampingi langsung oleh Kapolres Kerinci AKBP Arya Tesa Brahmana dan Kodim 0417 Kerinci bersama Bupati Kerinci Monadi dan Sekda Sungai Penuh Alfian.

Dipelataran gedung DPRD Kota Sungai Penuh massa disambut langsung oleh Wawako Azhar yang duduk rapi bersama para pimpinan dan seluruh legislator katakanlah hai hai ini dia orangnya karena secara sadar masingnya sudah menyiapkan diri dengan kesabaran untuk mengelus dada terhadap cecar maupun sumpah serapah yang bakal menimpa disiang bolong oleh adanya intruksi Cipayung Plus bergerak seantero nusantara.

Wakil Walikota Azhar Hamzah dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah daerah menghargai setiap bentuk aspirasi mahasiswa yang disampaikan secara tertib dan damai. “Kami mendengar dan memahami apa yang menjadi tuntutan adik-adik mahasiswa. Kami mengapresiasi dan berharap seluruh proses berjalan dengan aman dan tidak ada tindakan yang merugikan masyarakat,” ujar wawako azhar

Sementara itu, Sekretaris Daerah Alpian,SE,MM dihadapan mahasiswa Cipayung Plus juga turut menyampaikan apresiasi terhadap aspirasi dan aksi yang tertib dan damai. “Kami mengapresiasi aksi damai dan tertib ini. Ini merupakan bentuk kepedulian kita semua terhadap keadilan dan perlindungan hak-hak rakyat.pemerintah daerah akan mendukung setiap aspirasi yang berpihak kepada masyarakat” tegasnya.

Setelah perasaan dan fikrannya dipress habis habisan tampa ampun oleh pejuang pengisi kemedekaan, akhirnya dengan angguk baiyo iyo para legislator menyatakan seluku dan sepakatnya terhadap apa yang menjadi tuntutan serta kedepannya akan mengutama apa yang menjadi asfirasi maupun keluh kesahnya rakyat yang diwakili. Subhanalloh, hendaknya kau kabulkan dan tunjukkan sirotol mustakimnya ya robbi, amin semoga.@Yd,Yid,Yi dan Riles.