Jakarta Ekspost, Khusus di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi setiap namanya Kepala Desa adalah jabatan yang menjadi bagian penting untuk dilirik dan diawasi oleh banyak kalangan terutama bagi yang menyebut diri cinta dan peduli negeri.
Demikian tak luput dialami oleh M Ramit Kabirun selaku Kades Kampung Dilir Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, meski dirinya kerab dicaci, diupat bahkan terkadang dituding bagana bagini terkait kinerjanya selaku Kepala Desa.


Namun, tak sedikitpun bisa mematah semangatnya dalam berbuat dan memajukan negeri tanah bersudut empat yang incut Desa Kampung Dilir Rawang, bahkan berkat pengalamannya selama merantau dinegeri jiran dengan sertifikasi “ini indon boleh punya” diberi oleh beberapa bidang terkait pembangunan di Malaysia dijadikannya sebagai landasan pemikiran dalam memimpin dan memajukan desa.
Ketika ditemui awak Media Jakarta Ekspost diruang kerjanya, dengan singkat M Ramit Kabirun mengatakan bahwa dalam memimpin diri , apalagi memimpin orang banyak selaku Kepala Desa kita tak perlu banyak cakap dengan aktion tidak tentu pelarah.


“Yang lebih penting dan utamanya dalam menentukan sikap maupun kebijakan saat memimpin adalah memiliki pola fikir bagaimana manfaat dari endingnya setiap apa yang digelar, dan tak ketinggalan memikirkan bagaimana terciptanya stabilitas dan kenyamanaan dalam bermasyarakat,” kata M Ramit Kabirun Kades Kampung Dilir.
Dijelaskannya, sampai pertengahan tahun 2025 ini selain telah digelar pembangunan fisik dreinase dan pemasangan 12 titik CCTV disetiap kawasan pelintasan keluar masuk lingkungan desa, dan Desa Kampung Dilir juga telah menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan narkoba serta bully yang menjadi ancaman besar bagi kaula muda dimasa sekarang ini.

“Namanya pembangunan mesti seimbang antara program fisik dengan membangun rohaninya masyarakat yang berbudaya dan berbudi luhur dalam menghadapi dan menjalani tantangan dari setiap kemajuan terjadi,” terangnya.
Ditambahkannya, direncanakan sampai akhir tahun tuntas digelar pembangunan penimbunan jalan usaha tani sepanjang 83 M yang juga berfungsi sebagai jalan menuju lokasi tanah desa yang menjadi pusat Bumdes bagi pengembangan peternakan itik hidroponik.
“Insya Alloh, ditahun 2025 ini juga digelar pelatihan sektor keagamaan cara mengurus jenazah, karena hidup siapapun diatas dunia ini adalah sementara. Hingga, perlu pemahaman terhadap persiapan dimasa akhir nantinya,” kata Kades Kampung Dilir.
Lanjutnya lagi, tentu semua tak luput dari kewajiban menggelar program sifatnya sosial secara nasional, seperti penanggulangan stunting, PAUD dan Pos Yandu.
“Di Desa Kampung Dilir tingkat Kesehatan masyarakatnya cukup tinggi dengan adanya rutinitas Pos Yandu, pemberian dan penambahan gizi bagi anak anak, ibu hamil dan menyusui, termasuk rutinitas dari aktifitas PAUD yang menjadikan Kampung Dilir sebagai PAUD terbanyak pesertanya yang juga datang dari desa desa tetangga,” pungkas M Ramit Kabirun Kades Kampung Dilir Rawang.@Yd,Yid,Yi dan Riles.


