Jakarta Ekspost, Patut diakui bahwa kehebatan lobi dan akses Wako Sungai Penuh Alfin dalam mengegolkan kepentigan daerah ditingkat Provinsi dan Pusat bukanlah usaha kaleng kaleng yang bisa digoreng jadi kerak anguih.

Pasalnya, dampak dari pemangkasan anggaran secara nasional tak hanya membuat umumnya daerah Kabupaten atau Kota terpaksa mengurungkan niatnya untuk bisa berharap pada ketersediaan yang ada di post anggaran Provinsi dan Pusat, bahkan APBD nya juga jadi kocar kacir dan nyaris gagal digelar.

Beda halnya dengan Kota Sungai Penuh karena berkat keuletan dan kepiawaian disertai dengan nawaitunya demi daerah dan masyarakat Kota Sungai Penuh yang dipimpinnya deganintens Wako Alfin bersama Wawako Azhar menggelar komunikasi dan kordinasi dengan Provinsi dan Pusat mampu memberi harapan besar bagi kemajuan Kota Sungai Penuh.

Terbukti, anggaran bagi pembangunan Pasar Beringin Jaya sukses direnggut kembali dan digelar pada tahun 2025 oleh Pemerintahan Alfin Azhar yang diharapkan bisa menjadi pembangunan monumental pertama pemerintahan Alfin Azhar dalam kisah mesra yang pantas disebut “Cinta Lama Yang Sempat Layu, Kini Bersemi Kembali”.

Kenapa disebut demikian? Karena, semenjak Pemerintahan AJB Kota Sungai Penuh sudah dimulai rencana kajian dan pengajuan pembangunan Pasar Beringin Jaya dengan nama Minum Kawo Skuart, meski terkendala karena masa Pemerintahannya.

Bahkan, tetap dilanjut dan diperjuangkan pembangunannya oleh libero yang sama Safrizal Ajo Laweh yang dipercayai selaku Kadis Perindag dan Pasar masa Pemerintahan Ahmadi Zubir, meski nyaris juga batal karena sudah berkali gagal evaluasi, hingga ketersediaan anggaran dikembali oleh Pemerintah Pusat.

Tapi, tak membuat Walikota penggantinya read-Alfin, SH pribadi yang dikenal murah senyum jadi terhenti hingga disitu ketika menyaksi betapa Kota Sungai Penuh berharap pembangunan Pasar Beringin Jaya, dan drinya terus bergerak memutuskan kejar bola, aktif melakukan pendekatan serta lobi ke pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait dengan hasil beriliannya terkait kejelasan proses pembangunan Pasar Beringin Jaya Kota Sungau Penuh.

Diungkapkan Wako Alfin, berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jambi, Edia Putra,ST, diperoleh informasi bahwa pembangunan Pasar Beringin Jaya dipastikan akan berjalan dengan pagu anggaran total sebesar Rp 55 miliar yang akan dilaksanakan secara multi year. Untuk tahun 2025 ini akan dialokasikan anggaran awal sebesar Rp 11 miliar.

“Pembangunan dilaksanakan oleh Kementerian PU melalui satuan kerja pelaksanaan strategis Jambi, sebagai bagian dari penguatan prasarana strategis nasional di sektor perdagangan rakyat, ” papar Wako Alfin.

Menurut pihak Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jambi, jelas Wako Alpin, proses pembangunan pasar beringin jaya.saat ini sedang memasuki persiapan tender. “Pembangunan Pasar Beringin Jaya saat ini telah memasuki tahap tender, kami berharap proses tender dapat berjalan lancar sehingga pembangunan dapat segera dimulai,” sebut Wako Alfin.

Wako Alfin menyatakan optimisme bahwa proyek ini akan menjadi tonggak penting dalam mendorong ekonomi kerakyatan, serta menghadirkan penataan kota yang lebih baik dan bersih.
“Kita berharap nantinya dengan adanya pembangunan pasar beringin jaya ini mampu menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus memberi kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat.” pungkasnya.@Yd,Yid,Yi dan Riles.