Jakarta Ekspost, Tak hanya apa yang digelar oleh PLTA KMH selalu lancar dan sukses dengan standby nya beco dolar J Kalla mantan Wakil Presiden RI dan juga pengusaha besar nasional besannya uhang Kincai, tapi apa yang dibangunnya juga tak henti membawa perubahan dan kemajuan besar bagi masyarakat dan wilayah sekitarnya.
Setelah berbagi buah jantung dengan ganti rugi berkisar 15 juta rupiah diberikan oleh pihak PLTA KMH bagi warga masyarakat yang benar benar memiliki kerambah atau tempat memelihara ikan disungai dalam wilayah Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan ditengah.
Selanjutnya, warga dua desa itu secara umumnya kembali lagi mendapat kesempatan kecipratan hasil panen buah pisang dengan kompensasi yang diberikan oleh pihak PLTA KMH sebesar 5 juta rupiah per KK.
Membuat, lengkap sudah kepedulian PLTA secara khusus dan secara umumnya terhadap warga Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan ada apanya dong dan kemana mana minta gendong dong semenjak adanya pembangunan bendungan PLTA Kerinci Merangin Hydro.
Dengan turun tangannya Bupati Kerinci bersama Timdu yang terdiri dari Kapolres dan Dandim melepaskan 7 orang warga pulau pandan melakukan kerusakan ketika demo minta gendong terhadap PLTA KMH dengan tuntutan kompnsasi yang melebihi sadisnya Belando minta sewa tanah
Tentu, tak hanya diharapkan jadi pelajaran yang bisa diambil hikmah oleh masyarakat awam Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan ditengah bahwa hidup bernegara ini punya alur dan patut yang berjuntrungan pada UU dan aturan dan perundangan serta hukum berlaku yang mengaturnya tampa bisa menurut kehendak hati warga negara semata.
Namun juga, diharapkan bisa menyadar para biang kerok ditengah larik dan dusun Pulau Pandan maupun Karang Pandan yang dikenal dengan kemahirannya mengelola perbedaan menjadi perpecahan, persengkataan dan bahkan pertumpahan darah.
Masalahnya, dimasa keterbukaan sekarang ini tak zamannya mengorbankan masyarakat kecil yang hanya sebagai alat suatu kepentingan, karena sesuatu apapun terjadi terkait orang banyak adalah sesuatu yang mudah untuk diketahui dan dideteksi apa penyebab dan siapa dalang dibalik setiap masalah.
Kendati, warga Pulau Pandan dan Karang Pandan trauma menghadapi persoalancrf hukum dan tidak mau Lagi dijemput tengah lamang maupun tengah malam Oldhamr Tim Macan Polres Kerinci, hungga dengan angguk baiyo iyonya seluku dan sepakat menyerahkan semuafs pada Timdu guna mendapat solusi dari setiap permasalahannya dengan pihak PLTA KMH.
Namun, sebaliknya pula tak sedikit warga Pulau Pandan dan Karang Pandan berharap agar konsep pembangunan bendungan juga bisa dikembangkan oleh pihak PLTA KMH sebagai destinasi wisata Danau Kerinci yang diharapkan bisa mencipta lapangan usaha bagi masyarakat sekaligus pendapatan Desa.
Hingga, kunang lamo atau cerita masa dulu mengisahkan bagaimana gadis pulau pandan duduk diatas batu dengan tangguk tergantung dilengan sambil merinu pandang read-bersedih hati ntah kapan nasib bisa berubah sementara ntah kapan air danau tiap waktunya bisa saja menghanyutkan negeri tak lagi menjadi kecemasan turun temurun bagi negeri, karena semua gadis dan bujang Pulau Pandang sudah bisa bersenang hati dan mengais rezeki dengan adanya destinasi wisata Bendungan PLTA KMH sekaligus bisa mengendali seberapa dahsat dan besarnya debet air danau Kerinci.Amin semoga, Penulisnya katakan sajalah orang jauh tapi dekat dihati namanya.@Yd,Yid,Yi dan Riles.



